Jumat, 24 Juni 2011

Pendalaman Alkitab Kisah Para Rasul 1

Ngapain 109 orang Percaya lainnya?
Kita semua tahu bahwa peristiwa Pentakosta dialami oleh paling sedikit
120 orang percaya yang menggabungkan diri dengan kesebelas rasul Tuhan
Yesus. Segera setelah peristiwa ini, Petrus dipakai Tuhan untuk melakukan
kebaktian penginjilan yang pertama. Melalui khotbahnya Roh Kudus
memenangkan 3000 jiwa pada hari itu. Segera jemaat pertama terbentuk. Bahkan
di ayat 43 ditulis para rasul melakukan banyak mujizat dan tanda. Sungguh luar
biasa rasul-rasul ini. Tetapi perhatikan yang berikut ini.
Bukankah Pentakosta dialami oleh banyak saudara? Mengapa hanya
kesebelas rasul yang mengalami janji Tuhan dalam Kis 1:8, yaitu akan menjadi
saksi-Nya? Ke mana murid-murid Tuhan Yesus yang 109 lainnya? Sudah
dipenuhi oleh Roh Kudus koq tidak berfungsi sebagai saksi Tuhan?
Jawabannya ada di ayat 44-47. Sesungguhnya semua orang percaya
termasuk 3000 jiwa baru tersebut turut mengambil bagian menjadi saksi Kristus.
Tentu banyak hal yang dilakukan oleh ribuan murid Tuhan tersebut, namun
Lukas tidak dapat mencatatnya satu-satu. Yang dicatat hanyalah peristiwa yang
menonjol, yang dilakukan oleh orang-orang yang menonjol. Namun itu tak
berarti sisanya tidak berbuat apa-apa. Bagaimana mereka menghidupi iman
Kristennya telah membuat banyak orang datang kepada Tuhan (ayat 47). Kasih
persaudaraan yang begitu indah adalah hal yang sangat langka, dan ini telah
menyentuh hati banyak orang sehingga mereka mau bergabung menjadi murid
Tuhan.
Hal ini terjadi juga dengan kita. Banyak anak Tuhan sudah dibaptis Roh
Kudus, namun hanya beberapa yang menonjol. Ini kasih karunia. Namun tidak
berarti yang biasa-biasa tidak bisa dipakai Tuhan. Setiap orang Kristen yang
menghidupi imannya pasti dipakai Tuhan menjadi saksi-Nya. Orang-orang akan
melihat Tuhan Yesus hidup di dalam diri kita. Lewat kesaksian kita, entah
perbuatan kasih atau berita Injil yang kita bagikan, Roh Kudus akan membawa
orang terhilang datang kepada Tuhan Yesus.
Tidak hanya mereka yang terkenal dan besar yang dipakai Tuhan. Setiap
kita bisa, syaratnya hanyalah rela memberitakan Injil, menghidupi iman Kristen
dan bergantung kepada tuntunan Roh Kudus. (GS-01)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar